Cara menghilangkan jerawat dan bekasnya dengan cepat - Jerawat adalah suatu penyakit di mana pori-pori kulit tersumbat yang menimbulkan kantung nanah meradang. Dalam istilah medis, jerawat dikenal dengan sebutan acne vulgaris. Jerawat merupakan penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormon yang memacu kelenjar minyak di kulit. Perubahan hormon lainnya yang dapat menjadi pemicu adanya jerawat pada kulit adalah masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB, dan stres.
Semua orang tentu ingin memiliki wajah yang bersih, terhindar dari jerawat. Terkadang, penderita jerawat menjadi tidak percaya diri dengan fisiknya. Cara menghilangkan dan membersihkan jerawat dalam waktu sekejap pastinya sangat diinginkan oleh setiap orang yang mengalami masalah pada kulit mereka.
Sebelum membahas mengenai cara menghilangkan jerawat secara alami dan non alami, alangkah baiknya kita mengetahui perbedaan antara jerawat aktif dengan bekas jerawat.
Jerawat aktif vs jerawat pasif
Untuk mendapatkan tutorial membersihkan jerawat yang optimal dan manjur, Anda harus ketahui dahulu perbedaan antara jerawat aktif dengan jerawat pasif atau yang sering disebut dengan 'bekas jerawat'.
1. Jerawat Aktif
Jerawat aktif adalah jerawat yang istilahnya masih hidup di permukaan kulit dan bisa menyebabkan masalah yang lebih lanjut. Jerawat aktif tentu lebih berbahaya ketimbang jerawat pasif, jika Anda membiarkannya tanpa mengobatinya, maka kemungkinan jerawat menyebar dan tumbuh baru tentu bisa saja terjadi.
2. Bekas Jerawat
Bekas jerawat adalah jerawat yang dahulunya masih aktif dan sekarang telah mati. Bekas jerawat ini sebenarnya sudah tidak berdampak buruk lagi, namun bekasnya sulit dihilangkan.
Tadi kita sudah mempelajari mengenai perbedaan jerawat, sekarang mari kita ketahui jenis-jenis jerawat.
Tipe-tipe jerawat
1. Komedo
Komedo sebenarnya adalah pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo yang terbuka (blackhead), terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Komedo yang tertutup (whitehead) memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat seperti tonjolan putih kecil. Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit.
2. Jerawat biasa
Jenis jerawat ini mudah dikenal, tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan. Terjadi karena pori-pori yang tersumbat terinfeksi oleh bakteri jenis propionibacterium acne. Bakteri ini biasanya hidup di saluran kelenjar sebaceous yang tersumbat, yaitu di daerah tempat beradanya asam lemak pada kantung kelenjar sebaceous yang tersembunyi di dalam pori-pori kulit. Diberi nama propionibacterium karena mampu memproduksi asam propionik (propionic acid).
Bakteri ini merupakan jenis anaerobik sehingga dapat hidup tanpa butuh oksigen, dan mempunyai ciri-ciri aerotolerant yang menimbulkan iritasi pada daerah sekitarnya. Bakteri yang menginfeksi bisa dari waslap, kuas make up, jari tangan, juga telepon. Stres, hormon dan udara yang lembap, dapat memperbesar kemungkinan terbentuknya jerawat.
Bakteri ini merupakan jenis anaerobik sehingga dapat hidup tanpa butuh oksigen, dan mempunyai ciri-ciri aerotolerant yang menimbulkan iritasi pada daerah sekitarnya. Bakteri yang menginfeksi bisa dari waslap, kuas make up, jari tangan, juga telepon. Stres, hormon dan udara yang lembap, dapat memperbesar kemungkinan terbentuknya jerawat.
3. Jerawat batu (Cystic acne)
Cystic acne adalah jerawat yang besar-besar, dengan peradangan hebat, berkumpul diseluruh muka. Penderita cystic acne biasanya juga memiliki keluarga dekat yang menderita jerawat jenis ini. Secara genetik penderitanya memiliki:
Kelenjar minyak yang over aktif yang membanjiri pori-pori dengan kelenjar minyak,
Pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal yang tidak bisa beregenerasi secepat kulit normal
Memiliki respon yang berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan bekas di kulit
Sumber: wikipedia.org
Yang terpenting dari semuanya adalah, jangan coba-coba pegang atau bahkan memencet jerawat tersebut, karena akan berdampak lebih parah lagi.
Baiklah, tadi kita sudah membahas 'full' mengenai jerawat, ciri-cirinya, penyebabnya, dan perbedaan antara jerawat aktif dengan jerawat pasif. Sekarang, mari kita menuju topik utama kita (cara membasmi jerawat).
Cara menghilangkan jerawat
1. Jeruk nipis atau lemon
Jeruk nipis adalah tumbuhan perdu yang biasanya berwarna hijau. Tumbuhan ini dimanfaatkan buahnya biasanya untuk membersihkan cucian piring. Dibalik hal tersebut, ternyata jeruk nipis efektif membantu membersihkan jerawat.
Selain itu, jeruk nipis juga dapat membuat kadar minyak menurun, sehingga wajah terlihat lebih segar dan kencang.
Cara penggunaan:
- - Sediakan jeruk nipis dengan tingkat kematangan sedang.
- Kemudian, belah menjadi dua bagian.
- Gunakan jeruk nipis dan oleskan ke seluruh bagian permukaan kuliat yang terinfeksi jerawat.
- Diamkan beberapa saat, lalu bilas menggunakan air bersih.
Proses membersihkan jerawat menggunakan jeruk nipis ini agak meninggalkan rasa perih yang tidak bertahan lama. Jika Anda tidak memiliki jeruk nipis, Anda bisa menggunakan lemon. Khasiat lemon dengan jeruk nipis hampir sama.
2. Tomat
Tomat merupakan buah-buahan berwarna merah yang biasa terkandung dalam makanan atau sayuran salad yang sering kita makan. Tomat berkhasiat mencegah banyak penyakit, salah satunya penyakit jerawat.
Selain dapat digunakan sebagai obat jerawat, tomat juga bermanfaat untuk memudarkan bekas jerawat.
Cara penggunaan:
- - Sediakan tomat yang matang dan berair.
- Belah menjadi dua bagian, atau bisa juga diiris menjadi beberapa bagian.
- Usapkan potongan tomat ke permukaan kulit yang terinfeksi jerawat.
- Diamkan beberapa menit.
Madu adalah obat herbal yang bisa kita dapatkan di sarang madu yang dihasilkan lebah. Selain rasanya yang manis, madu juga berkhasiat mengobati beberapa penyakit seperti halnya jerawat yang akan kita bahas hari ini,
Madu mempunyai zat ambiotik yang sangat tinggi yang membantu mencegah infeksi serta penyembuhan yang efektif.
Cara penggunaan:
- - Sediakan madu segar dan kapas yang bersih.
- Oleskan madu dengan kapas di sekitar permukaan kulit yang terinfeksi jerawat.
- Biarkan selama tiga puluh menit dan bilas dengan air bersih.
Jika jerawat semakin gatal dan memerah, maka hentikan pemakaian madu.
4. Lidah buaya
Mungkin Anda mengetahui lidah buaya bermanfaat untuk kemulusan rambut, namun siapa sangka ternyata lidah buaya sangat berkhasiat untuk cara menghilangkan jerawat yang cukup efektif.
Cara penggunaan:
- - Sediakan satu buah lidah buaya segar.
- Irislah hingga hanya terlihat daging (tanpa kulit) menjadi beberapa potongan.
- Peraslah hingga menjadi gel dan oleskan pada permukaan kulit yang terinfeksi jerawat.
- Diamkan sekitar tiga puluh menit atau lebih.
- Hingga dirasa cukup, bilas dengan air bersih.
5. Menggunakan masker untuk menghilangkan jerawat
Salah satu jenis perawatan yang bisa dilakukan secara mandiri di rumah adalah dengan menggunakan masker wajah. Masker Lumpur Naturgo atau Shiseido Naturgo Mud Mask ini terbuat dari lumpur yang ada di laut dalam, kaya mineral dan bahan alami. Masker Lumpur Naturgo dapat membersihkan pori-pori secara menyeluruh, mengontrol minyak berlebih, menghaluskan wajah, meminimalkan jerawat dan mencerahkan kulit wajah.
Masker Lumpur Naturgo cocok juga untuk semua jenis kulit, bahkan untuk kulit sensitive sekalipun. Selain itu, Masker Lumpur Naturgo sangat bagus digunakan sebelum Anda menggunakan make up. Gunakan Masker Lumpur Naturgo setiap hari dan rasakan sensasi nya pada saat pemakaian pertama.
Ingin tau manfaat & khasiat masker lumpur naturgo langsung saja klik disini
6. Hindari memegang jerawat menggunakan tangan telanjang
Lebih baik atau harus Anda hentikan memencet, atau bahkan mengelupas jerawat karena dapat menyebabkan iritasi dan masalah lebih lanjut. Seringkali tangan kita usil jika melihat jerawat pada wajah, tapi sebisa mungkin Anda harus menahannya. Bila memang ingin memegang, gunakan sarung tangan plastik yang telah disterilkan.Mengapa tidak diperbolehkan menggunakan tangan telanjang? Karena tangan merupakan bakteri dan kuman yang disebabkan oleh aktivitas keseharian kita. Bukannya membuat jerawat hilang, malah bisa membuat jerawat tumbuh makin besar dan menjadi lebih 'ganas' lagi.7. Cuci muka secara rutin
Salah satu penyebab munculnya jerawat adalah karena terkontaminasi dengan polusi, dan beberapa kotoran lainnya. Cara paling mudah untuk membersihkannya tak lain adalah membasuh wajah dengan air bersih rutin minimal dua kali seminggu. Kalau Anda mempunyai krim muka untuk menghilangkan jerawat, Anda dapat menggunakannya.Ingat, jangan menggunakan krim wajah yang tidak bagus, banyak sekali produk-produk tipuan yang dijual dengan harga cuma-cuma.Untuk melihat krim mana saja yang baik dan efektif untuk mencegah jerawat, Anda bisa membacanya di bawah artikel ini.8. Perbanyak minum air putih
Manfaat air putih memang sangat banyak untuk kesehatan. Air putih dapat mengobati berbagai penyakit atau mencegah dari sesuatu yang tidak diinginkan, salah satunya jerawat. Jika tubuh Anda kekurangan air, maka sirkulasi darah akan terganggu. Air putih juga membantu mengeluarkan racun. Jadi, mulai sekarang, rutinlah meminum air putih minimal delapan gelas perhari.9. Kurangi mengonsumsi makanan tertentu yang menyebabkan jerawat
Hasil riset mengatakan bahwa makanan tertentu positif menyebabkan keberlangsungan jerawat. Makanan seperti gorengan bisa menjadi sebab-akibat terjadinya jerawat karena sistem penggorengannya dan kadar minyaknya yang banyak. Tidak hanya gorengan, donat, kentang, susu skim, dan beberapa makanan lainnya juga bisa manjadi penyebab timbulnya jerawat.- --------
- Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, Kalo pelit pengetahuan di simpan sendiri juga gak apa apa :)










